BERKEMBANGNYA PENDIDIKAN BERCORAK NASRANI DAN DIBATASINYA PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA

Posted by Unknown On Kamis, 05 Januari 2012 0 komentar



Latar Belakang
Jatuhnya konstantinopel  pada pasukan islam turki, membuat bangsa-bangsa eropa yang mayoritas beragama nasrani mengalami kesulitan perdagagangan terutama dengan Negara-negara dunia timur seperti India dan China. Hal tersebut membuat Negara-negara eropa tadi mulai memikirkan jalur alternative perdagangan antara asia dan eropa tanpa melalui kota konstantinopel, yang mana ketika telah dikuasai oleh pasukan muslim dari dinasti turki usmani diganti namanya menjadi istambul.
Usah-usaha yang detempuh tersebut salah satunya adalah melalui laut, maka sejak masa itu dimulailah suatu kurun waktu yang dikenal dengan masa penjelajahan samudra. Pada awal kurun itu spanyol dan portugis dapat dikatakan sebagai penguasa samudra dunia, karena usaha-usaha mereka mencapai india dan tanah rempah rempah atau Maluku. Lambat laun tujuan mereka yang semula hanya ingin mencapai tepat-tempat pusat niaga dunia kala itu dan melakukan hubungan dagang, mulai bergeser dengan adanya cita-cita imperialisme kuno yang didasarkan pada  tiga prinsip utama yang dikenal dengan sebutan 3 G, yaitu Gold (kekayaan), Glory (kejayaan), dan Gospel (menyebarkan agama).
Usaha portugis dan spanyol tersebut mulai mendapat saingan dari beberapa Negara eropa lainya terutama inggris dan belanda. Merekapun mulai turut serta dalam penjelajahan samudra dan juga dilandasi dengan semangat 3G tersebut. Sebagaimana diketahui bersama bahwa dalam semangat imperealisme kuno tersebut terdapat semboyan Gospel atau penyebaran agama nasrani oleh para pelaut eropa, maka dalam setiap misi mereka menemukan daerah baru atau mengunjungi pusat-pusat niaga di bagian lain bumi, turut pula para pemuka agama nasrani yang bertujuan menjalankan misi gospel tersebut. Bermula dari misi gospel itu mulailah babakan baru dalam dunia pendidikan nusantara yakni mulai dikenalnya system pendidikan agama nasrani yang berada dalam naungan gereja, baik gereja katolik maupun gereja Kristen.


Sejarah Pasar Modal Indonesia

Posted by Unknown On 10 komentar


Pendahuluan
Pasar modal sekarang ini menjadi sesuatu yang sangat penting bagi perekonomian Negara, karena perekonomian suatu Negara biasanya dilihat dari pergerakan pasar modal di Negara tersebut. Dan juga pasar modal adalah lapisan paling luar yang tersntuh globalisasi, alias hal pertama yang tersntuh oleh kemajuan global. Kehadiran pasar modal tidak hadir pada zaman modern Indonesia saat ini, namun kehadirannya sudah jauh hamper 100 tahun yang lalu yang diawali oleh orang Belanda yang pada waktu itu menjajah Negara Indonesia.
Hal ini sangatlah menarik sekali untuk dikaji lebih dalam karena pada waktu itu yang notabennya masih terjadi perang dimana-mana, tetapi di Indonesia sudah ada pasar modal dan perlu diketahui juga bahwa pembentuka pasar modal Indonesia itu adalah tertua ke empat di wilyah Asia. Pasar modal ini ada karena adanya perusahaan-perusahaan yang menjadi anggotanya dan berniat untuk menjual saham dan sebagainya yang intinya untuk mendapatkan modal dari masyarakat dan juga untuk menunjukkan kredibelitas sebuah perusahaan. Dengan itu dengan makin berkembangnya suatu Negara itu akan menyebabkan majunya pasar modal tersenut baik dari segi strategi maupun dari sarana dan prasaana yang mendukung dalam kegiatan yang ada di bursa efek[2]. Mulai dari gedung dan ruangan sampai teknologi yang digunakan.
Dalam kegiatan di pasar mudal itu juga tidak sedikit yang tidak dipengaruhi oleh pemerintah, disini khususnya untuk pasar modal Indonesia masih banyak diatur dan dipengaruhi oleh politik di Indonesia. Dalam perjalannya pasar modal Indonesia banyak mengalami pasang surut dengan cepat, ada kalanya peningkatan tajam bisa dilakukan dengan cepat dan juga untuk surutnya bisa juga dalam waktu yang relative singkat, misalnya saja untuk surutnya yakni terjadi pada tahun 1990 dimana Indeks Harga Saham gabungan turun sekitar 20, 4% dalam waktu satu bulan. Keadaan ini diperparah dengan adanya krisis di Indonesia tahun 1997 yang menyebabkan perekonomian di Indonesia lumpuh karena tingginya inflasi yang terjadi.
Pasar Modal
Pada dasarnya, pasar modal itu mirip dengan pasar-pasar yang lain. Untuk setiap pembeli yang berhasil, selalu harus ada penjual yang berhasil. Jika orang yang ingin membeli jumlahnya lebih banyak dari pada yang ingin menjual, harga akan menjadi lebih lebih tinggi. Yang membedakan antara pasar modal dengan pasar-pasar yang lain adalah komoditi yang diperdagangkan. Pasar modal bisa dikatakan juga sebagai pasar abstrak, karena yang diperjualbelikan adalah dana-dana jangka panjang, yaitu dana yang keterkaitannya dalam investasi lebih dari satu tahun.


salam kenal

Posted by Unknown On 0 komentar

Halo kawan, Salam Kenal...
ini saya Aris yang suka akan sejarah dan Budaya serta Pariwisata Indonesia...
Disini saya akan mencoba memposting apa saja yang berhubungan dengan ketiga hal tersebut...
Semoga Bermanfaat...


Copyright 2012 [Syaiful Aris]. Diberdayakan oleh Blogger.