Dari kejadian itu Paimin mendapat inspirasi untuk mengenang satwa Banteng
dengan sebuah atraksi Atraksi itu dimainkan dua orang, 1 orang didepan
memainkan kepala dan sekaligus sebagai kaki depan dan 1orang dibelakang sebagai
pinggul sekaligus sebagai kaki belakang. Antraksi gerakannya menggambarkan,
gerakan - gerakan dan sikap banteng sewaktu sedang berkelahi. Untuk
menyemarakkan atraksi itu dilengkapi dengan musik terbang dan jidor. Dalam atraksi
ditampilkan banteng sedang berlaga dengan satwa lain seperti harimau, kera dab
burung bahkan mulai dikembangkan dengan kesenian pencak silat dan
barongsai. bantengan sekrang ini
sudah menjadi icon kota mojokerto. di setiap hajatan sering orang mengundang
bantengan kadang juga jaranan. adegan bantengan ini hanya bisa dilakukan oleh
orang yang sudah terlatih saja, karena orang yang menjadi bantengan ini akan
kesurupan makhluk gaib sehingga para pemain tidak sadar. mereka hanya patuh
pada pawangnya saja. jika ingin menyaksikan bantengan datang ke kota mojokerto.
tarif bantengan sekitar 2,5 jt hingga 7 jt an. sekian arikel tentang batengan
yang menjadi icon kota mojokerto.
Seni Bantengan. Kesenian rakyat Bantengan berasal dari Kecamatan Pacet.
tepatnya di desa Made yang dahulunya merupakan desa yang berdekatan dengan
lereng Gunung Welirang. Konon kawasan hutan tersebut banyak hidup bermacam-macam
hewan liar termasuk diantaranya Banteng yang saat ini sudah punah. Pada saat
itu, seorang penduduk desa Made yang bernama Paimin tengah memasuki hutan dan
mendapatkan seonggok kerangka Banteng yang masih lengkap. Kerangka Banteng itu
dengan susah payah dibawah pulang dandibersihkan kemudian ditempatkan di salah
satu tempat rumahnya.
Copyright 2012 [Syaiful Aris]. Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar to Bantengan Mojokerto